Bogor, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor menginginkan Kantor Urusan Agama (KUA) menjadi tempat pemberdayaan ekonomi umat. Hal tersebut sejalan program Menteri Agama (Menag) berupa revitalisasi KUA.
“Menjadikan KUA sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat adalah langkah strategis mendekatkan Kemenag dengan masyarakat,” katanya saat membuka diskusi ‘Perumusan Hasil Observasi dan Serap Aspirasi KUA Percontohan Ekonomi Umat’ di Hotel Savero Style, Bogor, Selasa (27/4).
Direktur menjelaskan dengan menjadikan KUA sebagai pusat pemberdayaan ekonomi, nanti akan ada pusat pelatihan tata cara wirausaha bagi keluarga dan komunitas.
“Langkah ini adalah momentum awal dari program 100 hari kinerja Menteri Agama berupa revitalisasi KUA dan transformasi pelayanan publik,” pungkasnya.
Direktorat Pemberdayaan Wakaf akan melakukan revitalisasi terhadap sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) di berbagai daerah. Sebelas KUA menjadi percontohan ekonomi umat, yakni di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Riau, Palembang, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Aceh, dan Lampung.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Alissa Wahid: Ketahanan Bangsa Dibangun dari Keluarga
Bogor, Bimas Islam — Penasihat Ahli Menteri Agama, Alissa Wahid, mengungkapkan, ketahanan bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Karena itu, penguatan…



