Surakarta, Bimas Islam -- Kasubdit Hisab Rukyat dan Syariah Kemenag, Ismail Fahmi menjelaskan empat jenis layanan di bawah Direktorat Urais dan Binsyar. Menurutnya, keempat layanan Urais dan Binsyar sangat dibutuhkan masyarakat saat ini, mengacu pada banyaknya permintaan masyarakat.
Hal itu ia sampaikan saat berbicara pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Bidang Urais dan Binsyar bagi Kepala KUA Revitalisasi Wilayah Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, dan Banten yang digelar di Surakarta, Senin-Rabu (10-13/4/2023).
“Di Direktorat Urais dan Binsyar ini ada empat pelayanan. Pertama, pelayanan hisab rukyat, konsultasi syariah, pembinaan syariah. Layanan-layanan ini yang sangat penting untuk diperkuat KUA kita,” sambung Fahmi, Senin malam (10/4/2023).
“Kedua, layanan kemasjidan. Layanan ini menjadi tema sentral yang sedang kita kerjakan. Kemudian yang ketiga, layanan literasi keagamaan atau kepustakaan, dan yang terakhir layanan bina paham dan resolusi konflik,” imbuhnya.
Bagi Ismail, program Revitalisasi KUA yang tengah digalakkan pemerintah merupakan usaha membangun kapasitas dan pemberdayaan KUA dalam memberi layanan, terutama menyangkut urusan-urusan keagamaan.
“Kita tidak ingin KUA hanya mengurus masalah asmara saja (pernikahan), tapi kita ingin memberdayakan dan mengembangkan KUA untuk memberikan layanan lebih luas,” jelasnya.
Kegiatan Bimtek Layanan Bidang Urais dan Binsyar bagi Kepala KUA Revitalisasi Wilayah Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, dan Banten ini juga dihadiri Kasubdit Seluruh pejabat eselon III Direktorat Urais dan Binsyar beserta jajaran.
Kegiatan ini diikuti 140 orang peserta yang terdiri dari Kepala KUA Revitalisasi wilayah Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, dan Banten sebanyak 96 orang, dan 40 peserta dari Ditjen Bimas Islam, Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, dan empat orang dari mitra masing-masing Subdirektorat pada Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.
Ba/Mr



