Sidoarjo, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidoarjo, Miftahul Ridho menegaskan, pihaknya sudah melayani kartu nikah digital untuk pasangan pengantin sejak mulai diberlakukan pada akhir Mei 2021 lalu bersamaan dengan pencanangan 6 KUA Model di KUA Banjarnergara.
“Alhamdulillah program ini berjalan lancar 100 persen. Sejauh ini tidak ada kendala. Sejak awal munculnya program kartu nikah digital ini, KUA Sidoarjo langsung eksekusi untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Miftahul Ridho di Sidoarjo kepada bimasislam pada Kamis (12/8).
Sejak 29 Mei 2021, Ridho mengungkapkan, pihaknya sudah melayani sebanyak 403 pasangan pengantin. Dari jumlah tersebut, 100 persen dipastikan telah mendapatkan layanan kartu nikah digital.
“Jadi kartu nikah fisik yang sudah kita gunakan sejak 2019, kini sudah beralih ke kartu nikah digital. Dari respons pasangan pengantin terhadap program ini sangat baik, mereka sangat antusias. Ketika pertama kali diluncurkan saja, antusias pasangan pengantin dalam memberikan dukungan program ini sangat bagus,” tuturnya.
Menurut Ridho, hadirnya kartu nikah digital memberikan kemudahan dalam melakukan pelayanan. Hal itu diakuinya mengingat kartu nikah digital bisa langsung dibagikan kepada pasangan pengantin melalui WhatsApp maupun email tanpa perlu menunggu untuk dicetak.
“Hadirnya program kartu nikah digital adalah sebuah kemajuan yang cukup pesat dari sebuah layanan yang ada di Kementerian Agama, khususnya di KUA. Kita berharap program ini semakin baik sehingga layanannya pun semakin maksimal,” katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



