Jakarta, Bimas Islam --- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sorong, Papua Barat, Agusanto mengatakan, akan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk menyosialisasikan program KUA Percontohan Ekonomi Umat agar berhasil. Hal tersebut menindaklanjuti terpilihnya KUA Sorong menjadi salah satu dari 25 KUA Percontohan Ekonomi Umat tahun 2022.
“Kami akan menyosialisasikan dan berkoordinasi dengan tokoh agama, dan pemangku jabatan di tingkat Kecamatan, Kelurahan, RW, dan RT,” katanya saat dihubungi bimasislam, Senin (21/02).
Agus mengatakan, pihaknya akan menggunakan rapat rutin tingkat Kecamatan untuk menyosialisasikan program KUA Percontohan Ekonomi Umat. Agus menilai, rapat bulanan adalah sarana tepat dan efisiensi dalam menyampaikan pesan agar dapat tersebar luas ke empat kelurahan di Sorong.
“Pesan yang disampaikan melalui pemimpin setempat biasanya akan cepat diterima masyarakat dan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Selain itu, Agus mengatakan, tetap melibatkan Penyuluh Agama Islam untuk dapat menjelaskan secara detail kepada masyarakat agar tidak miskomunikasi.
“Walau saat rapat di tingkat Kecamatan sudah dijelaskan, penyuluh tetap turun untuk menyosialisasikan syarat utama menjadi calon penerima manfaat. Yaitu, calon pengantin atau keluarga muda maksimal usia 35 tahun, keluarga terdampak Covid-19, binaan penyuluh, dan duafa yang memiliki usaha ekonomi,” jelasnya.
Agusanto berharap, program yang pertama kali dilaksanakan di Sorong ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang 80% penduduknya berprofesi sebagai pedagang.
“Semoga dengan program ini dapat mengangkat derajat umat Islam dan meningkatkan derajat keluarga penerima. Sehingga dapat menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warohmah sesuai dengan tujuan rumah tangga,” pungkasnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



