Jakarta, Bimas Islam -- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengukuhkan pengurus pusat Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) periode 2022-2026 di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Rabu (3/5/2023).
Dalam kesempatan itu, Menag menyampaikan sejumlah instruksi kepada pengurus BKM. Ia mendorong para pengurus BKM untuk langsung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor).
“Kepada para pengurus BKM pusat yang telah dikukuhkan, segera lakukan Rakor bila perlu. Apabila sudah ada blueprint-nya, langsung dikerjakan, karena waktu kita tidak banyak,” harap Menag.
Menag juga menyampaikan, BKM berperan mengelola aset masjid di Indonesia, yang jika diakumulasi, dapat mencapai triliunan rupiah.
Revitalisasi BKM sendiri membahas tiga hal, yaitu membentuk dan mengokohkan organisasi, mencermati dan memperkuat payung regulasi, serta menyinergikan dan melibatkan segenap potensi program pengembangan kemasjidan.
“Kita saat ini membutuhkan sesuatu yang real dan konkret, serta bisa dilaksanakan. Yang penting adalah fakta ada aset besar yang selama ini tidak dikelola dengan baik,” ujar Menag.
Terakhir, Menag berharap, BKM dapat membawa manfaat bagi umat muslim dan seluruh masyarakat Indonesia.
Acara Re-launching dan Pengukuhan BKM ini dihadiri Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), K.H. Anwar Iskandar, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Nur Ahmad, Kadisbintalad Brigjen TNI, Nur Salam, sejumlah pejabat Kementerian Agama Eselon I-IV, perwakilan Ormas Islam dan Kanwil Kemenag seluruh Indonesia.
Fn/Mr



