Jakarta, Bimas Islam -- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengukuhkan Majelis Dai Kebangsaan (MDK) Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Timur, Senin (12/12/22). Hadir dalam pelantikan perwakilan Pemprov DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan MUI Provinsi DKI Jakarta.
"Hari ini merupakan momen bersejarah dalam membangun komitmen bersama, langkah bersama, dan ikhtiar bersama menjaga dan merawat Indonesia dan keberagamaan," ungkap Dirjen.
Dirjen menegaskan, agama harus mampu berkontribusi dalam berbangsa dan bernegara. Hal ini bisa diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi seluruh komponen bangsa.
"Agama harus menghadirkan kedamaian, kesejukan, keteduhan, dan kebahagiaan. Agama harus berfungsi instrumental menciptakan negara dan bangsa yang ramah," sambungnya.
Hadir, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi, Koordinator Dakwah, dan Hari Besar Islam, Lubenah, dan Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag DKI Jakarta, M. Yunus Hasyim. Dirjen optimis, Indonesia yang ramah bisa diwujudkan jika umat Islam mengamalkan konsep dan paham Islam Rahmatan Lil 'Alamin (Kasih sayang bagi alam semesta).
"MDK merupakan perkumpulan dai, ulama, dan cendekiawan untuk terus menghadirkan dan merefleksikan keberagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita meyakini bahwa agama mampu menghadirkan kemaslahatan, menginspirasi, bahkan menjadi bagian konkrit dalam berbangsa dan bernegara," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



