Nabire, Bimas Islam -- Tim Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag bersama rombongan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) dan BAZNAS Kabupaten Nabire mengadakan kunjungan ke lokasi Kampung Zakat, Desa Gamei Jaya, Distrik Uwapa, Rabu (28/9/2022).
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Tarmizi Tohor mengapresiasi program Kampung Zakat yang terus berkembang dan mewujudkan kemandirian ekonomi bagi masyarakat setempat. Ia mengatakan, salah satu usaha yang berkembang di Desa Gamei Jaya, yakni peternakan ikan lele dan makanan olahan.
"Saya minta saat launching program Kampung Zakat secara nasional pada awal November nanti, ada produk dari Desa Gamei Jaya yang dapat dipamerkan," ujar Tarmizi.
Tarmizi berharap, program Kampung Zakat dapat memajukan perekonomian masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sehingga dapat mengubah para mustahik menjadi muzaki.
"Jika zakat hanya digunakan untuk memberi sembako atau uang tunai, dampaknya hanya sesaat. Tapi dengan zakat produktif seperti modal usaha, insyaallah akan lebih bermanfaat," pungkasnya.
Kunjungan ini turut didampingi Kasubdit Kelembagaan dan Informasi Zakat Wakaf Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Andi Yasri, Kepala Kankemenag Kabupaten Nabire, Yafet Iyai, dan jajaran BAZNAS Kabupaten Nabire.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



