Jakarta, Bimas Islam --- Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar berkunjung ke Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jln Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (15/11/2021). Menurut Fuad, arsip yang berkaitan dengan administrasi Islam di Indonesia semenjak zaman sebelum kemerdekaan dan seterusnya harus mendapat perhatian yang lebih baik dari umat.
"Bangsa dan negara akan kehilangan sejarahnya dan generasi mendatang miskin literasi sekiranya perhatian kita lemah terhadap penyimpanan, pemeliharaan, dan pelestarian dokumentasi arsip," papar Fuad kepada tim pemberitaan Bimas Islam, Selasa (16/11/2021).
Fuad menyampaikan, selain dokumentasi arsip yang disimpan pada perpustakaan dan museum milik organisasi-organisasi Islam, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, arsip kategori tertentu perlu disimpan aslinya di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di bidang kearsipan.
"Saya kira ANRI sangat terbuka dan mengapresiasi setiap penyerahan arsip sejarah dari masyarakat yang bernilai penting dan strategis bagi negara," lanjut Fuad.
Fuad mengaku, salah satu kendala yang pernah dialaminya bersama tim panitia dalam pengusulan Pahlawan Nasional untuk sejumlah tokoh pejuang Islam di masa pra dan awal kemerdekaan, yakni karena kurang memadainya data dukung kelengkapan dokumen arsip tentang jejak perjuangan para tokoh dimaksud.
"Mari tumbuhkan sikap peduli dan menghargai arsip sejarah meski kita bukan sejarawan, karena arsip merupakan bagian dari sejarah bangsa," imbuhnya.
Fuad mencontohkan, salah satu kisah inspiratif tokoh pejuang B.M. Diah yang memungut kertas konsep tulisan tangan naskah Proklamasi 17 Agustus 1945 yang telah dibuang di bak sampah, dan setelah disimpannya sekian lama, ia menyerahkannya kepada negara di masa Presiden Soeharto. Indonesia juga mengalami polemik berkepanjangan akibat hilangnya arsip naskah asli Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) tahun 1966.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



