Jakarta, Bimas Islam --- Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW digelar di Jakarta Islamic Center, Koja, Jakarta Utara, dalam rangka Ramadan Festival 2021. Pameran ini berlangsung mulai Sabtu (24/4) hingga Senin (3/5).
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar mengapresiasi Pameran Artefak Nabi Muhammad SAW pada Ramadan tahun ini. Sambutan dan minat warga ibu kota dinilainya cukup tinggi untuk mengunjungi pameran, sebagian besar terdiri dari generasi muda, karyawan, pelajar, dan mahasiswa.
"Pameran ini sangat berkesan dan bermanfaat dalam rangka memupuk kecintaan umat Islam terhadap sejarah hidup, perjuangan dan keagungan risalah Rasulullah SAW," papar Fuad saat mengunjungi pameran pada Minggu (2/5).
Nabi Muhammad SAW, lanjut Fuad, selain merupakan nabi dan rasul terakhir yang diutus, juga dikenal sebagai pemimpin besar dunia yang membawa perubahan terbesar sepanjang sejarah. Namun, ia mengingatkan agar umat Islam tidak boleh mengkultuskan benda-benda sejarah karena Islam tidak mengajarkan hal seperti itu.
Nabi Muhammad satu-satunya nabi dan rasul yang sejarah hidup dan perjuangan risalahnya ditulis lengkap secara kronologis berdasar sanad keilmuwan yang dapat dipertanggungjawabkan. Jejak sejarah dan artefak peninggalan Rasulullah sebagian masih dapat disaksikan sampai saat ini karena dirawat dengan baik.
"Sewajarnya kita sebagai umat pemangku risalah Nabi Muhammad menghargai dan melestarikan artefak sejarah nabi sebagai kekayaan sejarah dan bahan bahan studi kebudayaan Islam yang tidak ternilai," lanjutnya.
Fuad menambahkan keagungan jiwa dan kesederhanaan Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat menjadi semangat perjuangan dan suri teladan yang baik bagi seluruh umat Islam.
Dalam acara pameran tersebut, terdapat sekitar 35 barang peninggalan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya dipamerkan seperti serban, tongkat, panah, pedang, sandal, teko tempat menyimpan susu, rambut, dan kain penutup makam Rasulullah di Masjid Nabawi Madinah yang diganti setiap 75-100 tahun sekali.
Koleksi Islamic Artifac yang dipamerkan berasal dari koleksi berbagai negara seperti Saudi Arabia, Turki, Malaysia, dan Mesir. Semua artefak peninggalan Rasulullah tersebut bersertifikat arkeologi.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



