Banjarmasin, Bimasislam --- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar perhelatan akbar "Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI ke-6 se-Indonesia". Forum pertemuan para ulama itu digelar di Pondok Pesantren Alfalah, Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada 7 hingga 10 Mei 2018.
Dalam sambutannya, Ketua Umum MUI, KH Makruf Amin mengatakan bahwa ijtima komisi fatwa tersebut pada hakikatnya merupakan kebutuhan umat Islam, karena MUI merupakan pelayan umat.
"Umat itu tersebar dimana-mana. Maka MUI akan terus mengawal kepentingan umat. Ijtima komisi fatwa ini membahas permasalahan-permasalahan yang terjadi di tengah-tengah umat," katanya.
Ditambahkannya, Ijtima ini mempunyai arti penting bukan hanya utk membahas permasalahan Umat Islam, namun menjadi pengawal negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"MUI harus merangkul semua umat, yang berkhidmat di semua ormas. MUI bertekad menjadi tenda besar, yang di dalamnya terdapat perbedaan, namun tetap bersatu." Ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Ijtima ulama Komisi Fatwa dilaksanakan secara periodik pertiga tahun. Sebelumnya, forum pertemuan para ulama ini pertama kali digelar tahun 2003 di Jakarta. Perhelatan kedua dilaksanakan di Ponorogo, Jawa Timur, (2006), kemudian berturut-turut di Padang Panjang, Sumatera Barat (2009), Tasikmalaya, Jawa Barat (2012), dan Tegal, Jawa Tengah (2015).
Ijtima ini digelar dalam rangka merespon dan memecahkan berbagai masalah keagamaan aktual dalam lingkup dalam dan luar negeri, dalam bentuk fatwa yang merupakan landasan keagamaan setiap warga Muslim.
Adapun Ijtima Ulama Komisi Fatwa tahun 2018 kali ini, mengusung tema Meningkatkan Peran Ulama dalam Melindungi dan Memajukan Umat, Bangsa, dan Negara. Secara resmi, pertemuan tersebut dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mewakili Presiden Joko Widodo.
Tampak hadir Ketua Umum MUI KH Makruf Amin, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Muhammadiyah Amin, Kapolda Kalimantan Selatan, sejumlah bupati dan walikota, para ulama, pimpinan pondok pesantren serta sejumlah peneliti. Total peserta ijtima ini sebanyak 700 orang.
Penulis: sigit
Editor: sigit
Foto: kemenag
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



