Bandung, Bimas Islam — Anak muda memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dalam membangun narasi yang inklusif dan mendukung keberagaman. Hal itu disampaikan fasilitator Forum Dialog Lintas Paham Keagamaan Islam dari Lakpesdam PBNU, Abi S Nugroho di Jakarta, Jumat (6/9/2024).
“Anak muda adalah agen perubahan. Mereka punya peluang besar untuk membangun narasi yang inklusif, toleran, dan mendukung keberagaman. Tantangannya adalah bagaimana melakukannya di tengah arus informasi yang cepat dan sering tidak terfilter dengan baik,” jelas Abi.
Pria yang menjabat sebagai Koordinator Riset, Advokasi dan Jaringan Lakpesdam PBNU itu menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda, yaitu meningkatnya polarisasi di media sosial. Banyak anak muda mudah terprovokasi oleh konten ekstrem yang memecah belah. Abi menegaskan, forum dialog seperti ini penting untuk membangun kemampuan berpikir kritis dan wawasan keagamaan yang moderat.
"Kita perlu memberi ruang bagi anak muda untuk berimajinasi tentang bagaimana keberagaman bisa dikelola dengan bijak tanpa mengorbankan keyakinan mereka," tambahnya.
Abi juga menekankan pentingnya imajinasi dalam menciptakan masa depan yang lebihd harmonis, di mana agama menjadi jembatan perdamaian, bukan sumber konflik. Namun, imajinasi ini harus didukung dengan aksi nyata, seperti keterlibatan dalam dialog lintas agama dan berdiskusi dengan kelompok yang berbeda pandangan.
Tantangan lain yang diangkat adalah minimnya ruang diskusi terbuka di beberapa lingkungan masyarakat. Banyak anak muda merasa sulit mengekspresikan pandangan moderat mereka karena takut dianggap menentang arus.
"Ruang dialog lintas kepercayaan harus lebih luas agar semua pihak bisa didengar dan dipahami," tegas Abi.
Moderasi beragama, menurutnya, tidak hanya menjaga kerukunan umat beragama, tetapi juga menjadi kunci untuk menciptakan masyarakat yang damai dan inklusif. Forum dialog ini mendukung anak muda untuk memahami, mempraktikkan, dan mempromosikan moderasi beragama.
"Anak muda adalah kunci. Kita harus terus mendukung mereka untuk bermimpi dan mewujudkan Indonesia yang lebih damai, adil, dan penuh keberagaman," pungkas Abi.
Fn/Mr



