Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, berpesan kepada sebelas pejabat administrator dan fungsional Ditjen Bimas Islam yang baru dilantik, untuk memahami visi misi Presiden.
"Kita harus memahami visi dan misi pemerintah, visi misi Presiden Jokowi, kemudian turunannya visi misi Kementerian Agama, renstra Kementerian Agama, renstra Ditjen Bimas Islam," kata Kamaruddin di auditorium HM. Rasjidi, Kementerian Agama, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (21/5/2021).
Kamaruddin menambahkan, seluruh Aparatur Sipil Negara Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, merupakan bagian pemerintah, yang harus menjalankan seluruh program pemerintah dan visi misi Presiden.
"Karena kita adalah tim dari pemerintah, kita adalah bagian dari struktur organisasi pemerintah, yang tugas kita adalah menjalankan visi misi Presiden," ujar Kamaruddin.
Kamaruddin melanjutkan, semua visi misi Presiden merupakan program yang bertujuan untuk kebaikan bangsa dan negara. Untuk itu sambung Kamaruddin, ASN di Ditjen Bimas Islam harus mampu melaksanakan visi misi tersebut.
"Tentunya kita adalah pasukan Kementerian Agama, yang menjadi struktur negara, yang harus mencapai cita-cita bangsa dan negara," tutup Kamaruddin.
Sebelas pejabat yang dilantik tersebut terdiri dari tujuh jabatan administrator dan empat jabatan fungsional. Pelantikan tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Dalam acara pelantikan ini, hadir sebagai saksi Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar, dan Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Agus Salim. Pelantikan ini juga dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, serta pejabat eselon III dan IV Ditjen Bimas Islam.
Sebelas pejabat yang dilantik tersebut yaitu:
Pejabat Administrator
1. Drs. H. A. Zamroni sebagai Kasubdit Penyuluh Agama Islam,
2. Muhibuddin, S.Fil.I. sebagai Kasubdit Akreditasi dan Audit Lembaga Zakat,
3. Ali Sibromalisi, S.Ag. sebagai Kasubdit Kemitraan Umat Islam,
4. Akmal Salim Ruhana, S.H.I., M.P.P. sebagai Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik,
5. H. Dalduri, S.Ag. sebagai Kepala Bagian Umum dan Barang Milik Negara,
6. H. Jajang Ridwan, S.Ag., M.A. sebagai Kasubdit Mutu, Sarana Prasarana, dan Sistem Informasi KUA,
7. Drs. H. Anwar, M.A. sebagai Kasubdit Bina Kepenghuluan,
Pejabat Fungsional
8. Dr. H. Muh. Ramli Massenge, S.Ag., M.A. sebagai Penghulu Ahli Madya, pada Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten,
9. Irnaningsih, S.Sos. sebagai Analis Kepegawaian Ahli Muda,
10. Tar'iman, S.Psi. sebagai Analis Kepegawaian Ahli Pertama, dan
11. Shelvia Mandasari, S.Si. sebagai Statistisi Ahli Pertama.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



