Kuningan, Bimas Islam --- Layanan Ruang Konsultasi, salah satu layanan di Kantor Urusan Agama (KUA) Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat yang hadir saat Revitalisasi KUA memberikan manfaat besar bagi masyarakat Ciawigebang, khususnya Hedi Kuswanto dan Ririn Karina.
Kepala KUA Ciawigebang, Iman Rohiman mengatakan, 4 bulan pasca hadirnya layanan Ruang Konsultasi, tepatnya 13 September 2021 ruangan berukuran 4x4 meter menjadi juru damai untuk pasangan suami istri yang berada di ujung kehancuran rumah tangga.
“Saat itu mereka datang ke KUA, karena tahu ada layanan konsultasi. Saya menemui mereka, bertanya masalah apa sebenarnya yang terjadi. Sang istri hanya memberi tahu kalau saat ini sudah dalam masa tunggu/iddah. Akhirnya saya meminta nomor telepon mereka untuk membuat janji,” katanya saat ditemui di KUA Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat, Selasa (28/12).
Iman menceritakan, saat itu dirinya bersikap sebagaimana orang tua yang berusaha menjaga agar pernikahan anaknya tidak sampai rusak. Iman membuat janji untuk bertemu Hedi pada waktu tertentu, dan mengatur waktu bertemu Ririn di hari berbeda.
“Pertemuan dengan satu-satu orang ini sebagai bentuk cara memberikan nasihat agar sampai ke hati, karena kalau berdua diberi nasihat langsung, yang ada saling mengeluarkan egonya,” ujarnya.
Iman mengakui, setelah memberikan nasihat secara mandiri, pertemuan berikutnya lebih tenang. Saat itu Iman kembali memberikan saran untuk mengingat kedua anaknya yang masih berumur 5 tahun dan 2 tahun. Bagaimana nasib anak-anak kalau orang tuanya sampai berpisah, apakah mentalnya tidak akan terganggu.
“Alhamdulillah, menyentuh emosi orang tua dengan anaknya terbukti efektif. Setelah itu mereka mengaku ingin rujuk. Lalu saya segera membuat surat rujukan untuk diberikan ke Pengadilan Agama,” ujar Iman sambil mengusap air matanya yang malu-malu keluar dari matanya.
Iman merasa tidak percaya, nasihatnya saat bulan September lalu berhasil menyelamatkan pernikahan anak Adam yang sudah di ujung kehancuran.
“Saat itu saya benar-benar merinding, melihat dua orang berdamai dan ingin bersatu kembali,” tutupnya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



