Jakarta, Bimas Islam --- Manajer Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar, Rayan Asa Luminaries mendorong Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama di 11 Kantor Urusan Agama (KUA) yang terpilih KUA Percontohan Ekonomi Umat untuk menguasai kompetensi tentang laporan keuangan.
“Laporan keuangan adalah kompetensi yang wajib dikuasai para penyuluh untuk digunakan sebagai penilaian jalannya suatu program,” katanya saat menjadi narasumber Bimtek Pendampingan Penyuluh KUA Percontohan Ekonomi Umat di Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (04/11).
Rayan menyatakan, para penyuluh dapat mengedukasi penerima manfaat diawali dengan membuat laporan keuangan sederhana. Seperti pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan pengurangan modal.
“Kalau para penerima manfaat sudah dapat menguasai laporan keuangan, berjalanannya usaha mudah dimonitor oleh para penyuluh,” ujarnya.
Rayan mengatakan, tujuan laporan keuangan diajarkan kepada penerima bantuan agar para penerima merasa bertanggung jawab dengan usaha yang dijalankannya. Sehingga seluruh aktivitas keuangan dapat terkontrol.
Sementara itu, Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf, Wida Sukmawati mengatakan, dalam melaksanakan program KUA Percontohan Ekonomi Umat bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), LAZ Al-Azhar, Rumah Zakat, dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) sebagai pendamping para penyuluh dalam mendampingi para penerima manfaat.
“Sebelum penyuluh membimbing para penerima manfaat, lembaga pengelola zakat bertugas meningkatkan kompetensi para penyuluh. Hal ini untuk menyukseskan program,” ujar Wida.
Kesebelas KUA Percontohan Ekonomi Umat adalah KUA Matangkuli, Aceh Utara, Aceh; KUA Gunung Toar, Kuantan Sengingi, Riau; KUA Sematang Borang, Palembang, Sumatera Selatan; KUA Gunung Sugih, Lampung Tengah; KUA Duren Sawit, Jakarta Timur; KUA Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat; KUA Banjarnegara, Jawa Tengah; KUA Sidoarjo, Jawa Timur; KUA Sewon, Bantul, Yogyakarta; KUA Banjarmasin Timur, Banjarmasin; KUA Biringkanaya, Makassar.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



