Tangerang Selatan, Bimas Islam --- Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Azhar berfokus pada pengembangan agrobisnis di Kampung Zakat Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Banten. Hal ini disampaikan Wakil Direktur LAZ Al-Azhar, Rahmatullah Sidik dalam kegiatan Evaluasi Program Kampung Zakat di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (14/6/2022).
Rahmat mengungkapkan, sebelum dibentuk program Kampung Zakat, warga Desa Ciladaeun menggantungkan hidupnya pada usaha pendulangan emas. Hal ini, menurutnya, menimbulkan kerusakan alam yang menyebabkan terjadinya bencana seperti tanah longsor dan banjir bandang.
"Kami alihkan mereka untuk kembali ke sektor pertanian dan perkebunan, istilahnya kini kami ajarkan untuk mengolah emas hijau," terang Rahmat.
Rahmat menyampaikan, edukasi tentang pertanian dan perkebunan tidak hanya dilakukan terhadap warga dengan usia produktif, namun juga menyasar kepada anak-anak siswa Sekolah Dasar (SD).
"Kami berupaya menumbuhkan kecintaan anak-anak di sektor pertanian, karena dikhawatirkan tidak ada lagi regenerasi akibat profesi petani yang semakin ditinggalkan," lanjutnya.
Dengan pengembangan agrobisnis, lanjut Rahmat, perekonomian warga Desa Ciladaeun semakin meningkat serta kondisi alam jauh lebih baik.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Dukung Keberlanjutan PaRD, Perkuat Kerja Sama Agama dan Pembangunan
Bangkok, Bimas Islam — Kementerian Agama (Kemenag) berkomitmen mendukung keberlanjutan International Partnership on Religion and Sustainable Development…



