Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor berharap bantuan Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk masyarakat Palestina bisa menjadi solusi atasi krisis kemanusiaan. Hal ini disampaikannya saat ditemui di Kantor Kementerian Agama Jalan MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat.
“Mudah-mudahan bantuan tersebut bermanfaat bagi masyarakat Palestina yang menderita akibat krisis kemanusiaan ini,” katanya di Jakarta, Selasa (18/5).
Direktur menjelaskan dalam UU No 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat pasal 3 dikatakan bahwa manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
“Masyarakat Palestina korban agresi militer Israel tidak bisa disebut sejahtera. Oleh karena itu mereka berhak menerima manfaat zakat,” jelasnya.
Direktur berharap zakat, infaq, dan sedekah dapat menjadi solusi atas krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
“Atas dasar kemanusiaan dan penderitaan masyarakat Palestina, saya mengajak LAZ untuk membantu masyarakat Palestina,” pungkasnya.
Dikutip beberapa sumber, menurut Kementerian Kesehatan Palestina, korban tewas akibat serangan Israel di Gaza telah mencapai 212, termasuk 61 anak-anak, 35 wanita dan 16 warga lanjut usia, sementara 1.400 lainnya terluka.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



