Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Kabag TU Pimpinan Biro Umum Muchamad Sidik Sisdiyanto, Staf Khusus Menag Wibowo Prasetyo, Sesditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar, serta Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor melepas kepulangan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi, Syaikh Abdullatif bin Abdulaziz dan rombongan pada Kamis (31/03) dini hari di VIP Room Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.
Sesditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar mengatakan, kunjungan Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Penyuluhan Arab Saudi, Syaikh Dr. Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh ke Indonesia memperdekat sudut pandang dua negara dalam memahami dan menyikapi realitas kontemporer keagamaan dan kemanusiaan dewasa ini.
“Harapan ke depan, basis kultural hubungan kedua negara perlu terus ditingkatkan, termasuk dalam mengaktualisasikan washatiyyatul Islam sebagai isu kekinian,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima bimasislam.
Fuad mengungkapkan, Arab Saudi sebagai tanah air rohaniah umat Islam sedunia yang menjadi tempat dilaksanakannya ibadah haji setiap tahun memiliki pandangan politik luar negeri yang tidak mencampuri persoalan dalam negeri negara lain.
“Ini merupakan landasan terpenting bagi masa depan hubungan internasional dalam konstelasi politik global yang penuh ketidakpastian,” ujarnya.
Selain itu, Fuad mengatakan, Abad XV Hijriah telah dicanangkan secara internasional sebagai abad kebangkitan kembali umat Islam. Oleh karena itu semua negara muslim harus membangun pendidikan, ekonomi umat, serta memperkokoh persatuan dengan menetralisir faktor-faktor penyebab timbulnya pertentangan di kalangan umat Islam dan negara-negara muslim.
“Pemerintah Kerajaan Arab Saudi satu pandangan dengan Pemerintah Indonesia bahwa terorisme adalah perusak negara dan pengganggu stabilitas umat Islam di sejumlah negara. Karena itu terorisme adalah musuh kemanusiaan yang tidak boleh diberi tempat. Setiap luka yang dialami umat Islam di suatu wilayah akan dirasakan oleh umat Islam di tempat lain. Begitulah yang diajarkan dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Indonesia dan Arab Saudi satu tekad dalam menghadapi tantangan global,” lanjutnya.
"Menteri Syaikh Dr. Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh sangat terkesan dengan keindahan alam Nusantara dan keramahtamahan bangsa Indonesia dalam melayani tamu. Beliau mengatakan kapan-kapan ingin mengajak keluarganya berlibur ke Indonesia,” pungkas Fuad.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



