Kulon Progo, Bimas Islam -- Sebanyak 30 pasangan calon pengantin (Catin) di KUA Wates menebar benih ikan ke sungai. Kegiatan tebar benih ikan merupakan bagian dari program Jogokaliku Sipatin (Jaga Komitmen Warga Kulon Progo dan Sedekah Ikan Pasangan Pengantin).
Kepala KUA Wates, Latif Fuad Nurul Huda mengatakan, program yang diinisiasi Kantor Kemenag Kulon Progo tersebut bertujuan menjaga dan melestarikan lingkungan. Hal ini disampaikan Latif saat mendampingi 30 pasang catin menebar benih ikan di Sungai Serang, Kamis (29/9).
"Untuk menjaga dan melestarikan lingkungan, 30 pasang catin menebar benih ikan. Setidaknya ada 1.300 benih ikan yang dilepaskan di aliran Sungai Serang, tepat di bawah Jembatan Sideman, Wates," ujar Latif.
Dalam kegiatan yang juga dihadiri Dinas Kelautan dan Perikanan Kulon Progo ini, Latif menjelaskan, benih ikan yang disebarkan terdiri atas ikan wader, tawes, dan nilem. Dia mengungkapkan, benih ikan tersebut dipilih karena dinilai mampu cepat beradaptasi dengan lingkungan di wilayah Wates.
Dia menambahkan, selain mengikuti program Jogokaliku Sipatin, para calon pengantin juga secara suka rela ikut menyukseskan program KUA Saku Ke Umat (Sakinah dengan berwakaf uang untuk kesejahteraan umat).
"Baik program Jogokaliku Sipatin maupun KUA Saku Ke Umat merupakan sebuah komitmen memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya orang-orang yang membutuhkan. Selain itu juga diharapkan pernikahan mereka langgeng dan menjadi keluarga yang samawa," katanya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



