Lumajang, Bimas Islam --- Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Lumajang merespons bencana alam erupsi Gunung Semeru dengan mendirikan posko bantuan. Pendirian posko ini melibatkan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) dan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Lumajang.
"Kemenag Lumajang langsung membuka posko. Ada tiga posko di Kankemenag Lumajang, KUA Candipuro, dan Desa Sumber Mujur tepat di rumah Ketua Pokjaluh Lumajang," ungkap Kepala Kemenag Kabupaten Lumajang, Muhammad Muslim melalui sambungan telepon kepada bimasislam, Senin (6/12/21).
Bantuan yang ditujukan kepada terdampak erupsi Gunung Semeru dikumpulkan di Kankemenag Lumajang. Pengumpulan satu pintu dimaksudkan untuk memudahkan pendistribusian.
"Semua relawan terlibat dan bekerja sama dari keluarga besar Kemenag. Ada Pokjaluh, APRI, guru madrasah, para ustaz di pondok pesantren, dan semua staf Kemenag Kabupaten maupun KUA termasuk mahasiswa dari UIN Sunan Ampel Surabaya," tambahnya.
Selama dua hari, para relawan fokus memberikan bantuan berupa makanan, baju layak pakai, juga alat kebersihan. "Kami juga menyisir ke rumah penduduk yang belum tersentuh relawan dengan membawa makanan dan baju layak pakai," tambahnya.
Guna menyatukan langkah, Kankemenag Kabupaten Lumajang juga melakukan koordinasi dengan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Kankemenag Lumajang juga membentuk Satgas Tanggap Bencana Alam Kemenag Lumajang.
"Satgas ini yang akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait agar bantuan bisa terdistribusi dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



