Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kamaruddin Amin mengatakan, literasi kepustakaan Islam adalah salah satu medium untuk meningkatkan literasi paham keagamaan yang moderat.
"Literasi kepustakaan ini adalah salah satu sarana agar masyarakat memiliki tingkat literasi yang lebih baik, memiliki paham keagamaan yang bagus," kata Kamaruddin di Jakarta, Selasa (9/3/2021).
Kamaruddin menambahkan, paham keagamaan yang baik harus didapatkan dari sumber literasi yang baik. Dengan meningkatknya paham keagamaan yang baik, maka kehidupan beragama pun akan semakin baik.
"Karena faham keagamaan, perilaku keagamaan, tentu sangat tergantung dari literasi keagamaan. Semakin literate kita, semakin tinggi literasi masyarakat kita, maka tentu kualitas paham dan kualitas perilaku keberagamannya tentu juga semakin berkualitas," paparnya.
Guna meningkatkan literasi keagamaan ini, Direktorat Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) meluncurkan aplikasi elektronik literasi pustaka keagamaan Islam (ELIPSKI) berbasis website. Aplikasi ini berisi beragam fitur layanan literasi pustaka keagamaan di Indonesia.
(Fadly)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



