Bekasi, Bimas Islam --- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan merupakan unit pelaksana teknis yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Karenanya, penghulu diharapkan semakin profesional sebagai implementasi dari lima budaya kerja Kementerian Agama.
Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin, saat membuka acara Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Musabaqah Bahsul Kutub (MBK) Tingkat Nasional Tahun 2019 di Hotel Aston Imperial Bekasi, Selasa (17/9).
Dirjen menyebutkan, tugas dan fungsi KUA saat ini berdasarkan PMA Nomor 34 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja KUA Kecamatan semakin banyak. Menurutnya, tugas dan fungsi tersebut harus disampaikan kepada masyarakat agar KUA tidak hanya dipahami sebagai tempat urusan pernikahan.
"Belum lama ini Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah memperoleh penghargaan Hassan Wirajuda Pelindungan WNI Award (HWPA) Tahun 2019, untuk kategori Mitra Kerja Kementerian Luar Negeri," ungkap Dirjen.
Hal itu, menurut Dirjen, karena SIMKAH telah menandai paradigma baru layanan KUA sebagai salah satu inovasi terbaru. "Aplikasi SIMKAH merupakan yang paling sibuk karena setiap hari selalu ada layanan nikah," kata Dirjen.
Tampak hadir dalam acara pembukaan LKTI) dan MBK Tingkat Nasional Tahun 2019 ini antara lain, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Mohsen, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf M. Fuad Nasar, dan para dewan juri.
Adapun dewan juri Lomba Karya Tulis Ilmiah, yaitu Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah; Kasubdit Bina Kepenghuluan; Prof. Dr. Lili Romli dari LIPI; Prof. Dr. Darwis Hude, MA dari PTIQ; Prof. Dr. Adlin Sila; dan Abdul Jamil Wahab, MA dari Peneliti Senior Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.
Sedangkan dewan juri Musabaqah Bahsul Kutub, yaitu Dr. KH. Arwani Faishol; Dr. KH. Lutfi Fathullah, MA; Dr. KH. Abdul Moqsith Ghozali, MA; dan Dr. KH. Fuad Thohari, MA.
Acara yang bertajuk "Wujudkan Penghulu Profesional Berintegritas" ini berlangsung selama empat hari, pada tanggal 17-20 September 2019 di Hotel Aston Imperial Bekasi. Peserta kegiatan ini merupakan penghulu hasil seleksi ketat di tingkat kabupaten/kota dan Provinsi di seluruh Indonesia.
Dijadwalkan untuk penganugerahan kepada para pemenang LKTI dan MBK akan diserahkan oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin.
Penulis: nhkurniawan
Editor: Insan Khoirul Qolbi
Foto: Bimas Islam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



