Banda Aceh, Bimas Islam --- Lomba Film Pendek Animasi Islami yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banda Aceh berhasil memicu semangat generasi muda untuk menghasilkan karya berkualitas. Hal ini merupakan kabar gembira bagi masyarakat terkait penggunaan teknologi untuk bidang yang positif.
"Film animasi ini sangat disukai masyarakat. Banyak anak muda, siswa dan mahasiswa yang ingin berpartisipasi," ungkap Kepala Seksi Seni Budaya Islam, Musabaqah Al-Qur'an dan Al-Hadis Kanwil Kemenag Aceh, Zulfikar di Banda Aceh melalui keterangan tertulis kepada bimasislam, Kamis (17/6/21).
Zulfikar menambahkan, besarnya minat generasi muda ini merupakan kabar gembira karena film animasi yang dikemas dalam konten islami bisa dijadikan sebagai sarana dakwah dan bimbingan kebangsaan.
"Kita berharap tahun depan lomba film animasi islami ini bisa diadakan lagi. Karena di tahun pertama ini generasi milenial mulai termotivasi untuk belajar membuat film animasi islami," tambahnya.
Sebanyak 3 peserta dari Provinsi Aceh terpilih untuk mengikuti lomba di tingkat nasional. Meraka adalah Cut Meviantra Nanda dengan judul film Gara-gara Terbawa Nafsu, Khansa Nadhila Az-Zahra dengan judul film Berhenti di Kamu, dan Srikal dengan judul film Etika dalam Berteman.
"Mulai pertengahan bulan Juli 2021 kita akan adakan pendampingan dan pembinaan untuk lomba di tingkat nasional. Kita menggandeng pakar media, praktisi animasi, dan content creator," pungkas Zulfikar.
Sebagai informasi, Lomba Film Pendek Animasi Islami merupakan program Sub Direktorat Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam yang dilaksanakan di tingkat provinsi dan nasional.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



