Mataram, Bimas Islam --- Lomba Film Pendek Animasi Islami (Islamic Animated Short Movie Competition) tengah memasuki proses penjurian tingkat provinsi. Kegiatan yang merupakan program kerja Sub Direktorat Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) ini merupakan wujud kepedulian negara kepada generasi milenial.
"Ini sumbangsih kami untuk generasi milenial. Ini bentuk kecintaan kami kepada milenial. Temanya Aku Milenial Aku Sadar yang terdiri dari tiga sub tema yaitu Sadar Halal, Sadar Ibadah, dan Sadar Gaul," ungkap Kepala Seksi Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam, Nur Kumala Dewi saat melakukan penjurian untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Selasa (22/6/21).
Dewi menambahkan, kegiatan lomba film ini sudah berjalan selama lima tahun dengan inovasi setiap tahun. Inovasi berupa tema dan jenis film.
"Untuk tahun ini kita putuskan film animasi dan ini tahun yang pertama untuk film animasi. Ke depan kita akan terus melakukan inovasi sesuai dengan tema yang dibutuhkan masyarakat dan perkembangan teknologi," tambahnya.
Dewi menejelaskan, Kementerian Agama memberikan perhatian terkait perkembangan film animasi ini. Alhasil, dalam Lomba Film Pendek Animasi Islami ini Kemenag menggandeng stakeholder terkait.
"Kita gandeng komunitas budayawan, akademisi, pelaku dan pakar media, dan animator. Akademisi yang kita libatkan dari universitas ternama," pungkasnya.
Hadir dalam proses penjurian film animasi ini Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kanwil Kemenag NTB, Saiful Hamdani, Pranata Humas Kanwil Kemenag NTB, Saifunnasri dan Dewan Juri. Penjurian dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



