Jakarta, Bimas Islam --- Kementerian Agama RI melalui Direktorat Penerangan Agama Islam, Ditjen Bimas Islam memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Video Pendek yang mengusung tema "Tradisi Dan Budaya Islam Indonesia" di Hotel Millenium Jakarta, Jumat (8/11).
Dalam sambutannya, Direktur Penerangan Agama Islam Juraidi, mengatakan bahwa di era saat ini, masyarakat sudah sangat ketergantungan terhadap teknologi informasi.
Berdasarkan survey, dikatakan Direktur, masjid sebagai tempat belajar agama bagi generasi millenial sudah kurang diminati. "Sumber pembelajaran tidak lagi di masjid, tetapi media sosial," ujarnya.
"Selama ini, generasi millenial lebih nyaman mencari pembelajaraan keagamaan melalui media sosial," tambahnya lagi.
Dihadapan ratusan mahasiswa yang hadir, Direktur mengajak kita semua untuk terus membuat konten-konten keagamaan yang positif ssbagai dakwah kita di media sosial.
Sementara itu, Kepala Seksi Siaran Keagamaan Islam Nur Kumala Dewi, dalam laporannya menyampaikan telah terkumpul sebanyak 165 video yang berasal dari seluruh Indonesia dan kemudian dilakukan penyeleksian oleh dewan juri, sehingga mendapatkan enam finalis terpilih untuk menjadi pemenang.
Acara penganugerahan ini dihadiri 230 mahasiswa dari 30 kampus negeri dan swasta di Jabodetabek sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap perlombaan ini.
Penulis: Keke
Editor: nhkurniawan
Foto: bimasislam
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



