Depok, Bimas Islam --- Konsep Moderasi Beragama yang menjadi program unggulan dan prioritas Kementerian Agama (Kemenag) masih disalahpahami oleh sebagian kalangan. Umumnya, salah paham ini terjadi lantaran informasi yang tidak utuh.
"Agama itu sempurna karena datang dari Tuhan dan tidak mungkin didekonstruksi. Agama pasti benar sebagai sebuah ajaran. Namun, cara kita dalam memahami agama itu beragam," kata Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin dalam Sarasehan Strategi Moderasi Beragama Melalui Seni Budaya dalam rangkaian Festival Seni Ramadan (FSR) 2021 di Makara Art Center Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis (29/4/21).
Lukman menambahkan, perbedaan dalam menafsirkan nilai-nilai agama itulah yang harus dimoderasi sehingga tidak merusak keberagaman yang ada. Lukman melanjutkan, banyak ditemui pengamalan beragama secara ekstrem yang justru berpotensi merusak keberagaman.
"Cara kita memahami dan mengamalkan agama harus dijaga sedemikian rupa agar tidak mengusik keberagaman yang ada. Jangan sampai pengamalan beragama menimbulkan kisruh dan konflik karena idealnya pengamalan beragama itu mendatangkan sisi positif sehingga saling menghargai satu sama lainnya," tambahnya.
Dalam acara yang merupakan kerja sama antara Kemenag dan UI ini, Lukman menambahkan, yang dimoderasi adalah cara beragama agar moderat dan adil. Menurutnya, upaya ini harus terus dilakukan guna menjaga Indonesia yang heterogen dan majemuk.
"Yang dimoderasi itu cara kita dalam beragama, bukan agama yang dimoderasi. Ajaran agama pasti moderat, tapi cara kita memahami dan mengamalkannya bisa jadi melampaui batas. Dalam konteks Indonesia, moderasi beragama ini harus terus diupayakan. Ikhtiar ini tidak boleh berhenti," pungkasnya.
Untuk diketahui, FSR 2021 berlangsung sejak Selasa (27/4/21) dan berakhir pada Jumat (30/4/21). Selain berbagai diskusi, sarasehan, dan bedah buku, terdapat aneka pagelaran musik religi dan berbagai lomba tingkat nasional.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



