Bogor, Bimas Islam --- Sebanyak 50 Penyuluh Agama Islam mengikuti Bimtek Resolusi Konflik. Para penyuluh ini merupakan lulusan dari Seleksi Penyuluh Agen Resolusi Konflik (SPARK) yang diikuti 1.218 peserta dari seluruh Indonesia.
Dalam bimtek ini, Kasubdit Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik (BPKI-PK) Ditjen Bimas Islam, Akmal Salim Ruhana mengatakan, Penyuluh Agama Islam (PAI) sebagai frontliner Kementerian Agama diharapkan mampu mendeteksi dan mencegah potensi konflik yang terjadi di Indonesia.
“SPARK 2022 diinisiasi untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan Penyuluh Agama sebagai Agen Resolusi Konflik terkait deteksi dan respons dini konflik keagamaan berlatar perbedaan paham keagamaan atau budaya Islam,” kata Akmal saat memberikan sambutan dalam Pembekalan Resolusi Konflik di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Selasa (22/3) malam.
Akmal mengatakan, SPARK 2022 dilaksanakan dalam upaya menerjemahkan program prioritas Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas terkait Moderasi Beragama dan Tahun Toleransi pada 2022.
“Program ini dilakukan untuk memperkuat moderasi beragama serta penguatan toleransi dan kaitan penanganan konflik,” ujarnya.
Selain itu, Akmal mengungkapkan, SPARK 2022 tidak hanya diikuti PAI dengan spesialisasi bimbingan bidang radikalisme dan kerukunan umat beragama, tetapi juga dari spesialisasi lainnya.
“Di antara peserta ada juga yang spesialisasinya pengelolaan zakat dan pemberdayaan wakaf. Ini penting, karena konflik bisa saja konteksnya dalam isu wakaf, seperti yang belum lama terjadi itu ,” pungkasnya.
Kegiatan Pembekalan Resolusi Konflik dilaksanakan pada Selasa-Jumat, 22-25 Maret 2022 diikuti oleh 50 agen Resolusi Konflik yang berasal dari PAI se-Indonesia. Tampak hadir Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Adib, Kasubdit Hisab Rukyat Ismail Fahmi, Kasubbag TU Urais Fathur Rozi, Subkoordinator Identifikasi Paham Mohamad Idham, Subkoordinator Bina Paham Idrianto Faishal, dan pejabat terkait di lingkungan Direktorat Urais Binsyar.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



