Surabaya, Bimas Islam --- Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia tahun 2021 dihelat di tengah pandemi Covid-19. Menyikapi fenomena ini, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Jawa Timur menggerakkan 5.730 Penyuluh Agama Islam (PAI) se-Jawa Timur untuk membaca 76.000 Selawat Nariyah.
"Mari bermunajat, menyatukan hati dan frekuensi untuk mengetuk pintu langit dengan membaca 76.000 Selawat Nariyah bersama Penyuluh Agama Islam se-Jatim," ungkap Ketua Pokjaluh Jatim, Syaifuddin Ma'arif, Senin (16/8/21).
Syaifuddin menambahkan, doa bersama yang dilakukan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung di Channel Youtube OPJtv Official ini juga diselenggarakan dalam rangka mensyukuri Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus.
"Semoga hajat kita dan doa yang kita panjatkan mendapatkan rida Allah," tambahnya.
Secara khusus, Syaifuddin juga mengajak peserta doa bersama untuk mendoakan Penyuluh Agama Islam dan semua anak bangsa yang telah gugur saat melaksanakan tugas selama pandemi.
"Kita doakan Penyuluh Agama Islam PNS dan non-PNS yang telah gugur menjadi syuhada semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah, diterima amal baiknya, dan diampuni semua dosanya," tambahnya.
Sementara itu, Pemangku Tusi Penyuluh Agama Islam dan Sistem Informasi Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Jawa Timur, AW Evendi mengingatkan, doa bersama bukan arena lomba. Menurutnya, doa bersama merupakan upaya mengetuk pintu langit agar pandemi Covid-19 segera berakhir.
"Doa bersama ini wujud memohon pertolongan kepada Allah. Ini bukan lomba berdoa, tetapi semata-mata mengetuk pintu langit memohon kasih sayang Allah. Semoga doa dari 5.730 Penyuluh menjadi sebab turunnya rida Allah," kata Evendi mengakhiri.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



