Sofifi, Maluku Utara --- Gubernur Maluku Utara (Malut), Abdul Gani Kasuba memberikan sambutan selamat datang kepada perwakilan kafilah dari 34 provinsi pada Malam Ta'aruf Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis Nasional (STQHN) ke-26 di Rumah Dinas Gubernur Malut, Kota Sofifi, Jumat (15/10/21) malam.
Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan selama gelaran musabaqah dua tahunan itu. Gubernur berharap, mukjizat Al-Qur'an bisa membawa Indonesia keluar dari wabah Covid-19.
"Dengan Al-Qur'an semoga kita akan selamat dari Covid-19. Harapan saya, ini salah satu event yang setelah keluar dari sini kita akan terbebas dari Covid-19," ungkap Gubernur.
Dalam kesempatan ramah dengan tetap mengenakan masker dan menjaga jarak itu, Gubernur juga menceritakan perjalanan Sofifi sebagai tuan rumah STQHN ke-26.
"Saya pernah sampaikan ke Presiden bahwa Malut berani menjadikan sebuah kecamatan sebagai tuan rumah event nasional. Presiden mengatakan di depan Menteri Perhubungan dan Menteri BUMN: Gubernur Malut benar-benar gila, membangun Ibu Kota Provinsi di Ibu Kota Kecamatan," tambah Gubernur disambut tawa hadirin.
Atas candaan Presiden Jokowi tersebut, Gubernur memberikan jawaban bahwa pihaknya butuh topangan dan bantuan Pemerintah Pusat.
"Selain dengan bantuan Pemerintah Pusat, kami berani karena Al-Qur'an menjadikan sesuatu yang tidak bisa menjadi bisa. Keagungan Al-Qur'an mengantarkan kita dari tidak bisa menjadi bisa," lanjut Gubernur disambut tepuk tangan hadirin.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan ungkapan bahagia atas terselenggaranya STQHN ke-26 yang dimulai pada 14-23 Oktober 2021.
"Al-Qur'an membuat saya berani. Saya bilang tidak mungkin, tapi Al-Qur'an bilang bisa. Rasanya bangga sekali, bangga dengan Al-Qur'an. Kita semua bisa dengan Al-Qur'an," pungkas Gubernur.
Hadir dalam Malam Ta'aruf STQHN ke-26, Ketua Dewan Hakim STQHN ke-26, Said Agil Al-Munawar; Ketua Dewan Pengawas STQHN ke-26, Nasaruddin Umar; Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura; Wagub Malut, Al-Yasin Ali; Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin; Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri dan pejabat lain perwakilan 34 provinsi dan 34 Kanwil Kemenag se-Indonesia.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



