Jakarta, Bimas Islam --- Perkembangan teknologi informasi digital yang semakin pesat menjadi salah satu tantangan dalam menyampaikan pesan keagamaan, khususnya bagi kalangan kaum muda milenial.
Sekretaris Ditjen Bimas Islam, M. Fuad Nasar menyatakan ada sebuah tren penggunaan sosial media yang begitu masif di tengah masyarakat, hal ini yang juga harus mampu diikuti oleh pegawai Kemenag dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan.
"Kalau selama ini kita hanya menggunakan media konvensional, sekarang sudah banyak menyampaikan pesan kepada masyarakat dengan media sosial yang lagi hits terutama di kalangan milenial," ungkap Fuad, pada Jumat (19/2).
Media sosial, lanjut Fuad, menjadi favorit bagi kalangan anak muda milenial karena bisa mendapatkan informasi secara praktis dan instan. Namun begitu, terkadang informasi tersebut tidak dipilah kembali sehingga banyak terjadi kesalahpahaman oleh para penggunanya.
"Tapi kita juga harus bisa mengarahkan, karena kalau semuanya berada dalam situasi yang serba instan, nanti literasi keagamaan kita akan mengalami pendangkalan dan kemiskinan," imbuhnya.
Maka dari itu, ia berpesan penggunaan sosial media juga tetap harus diperkuat dengan literasi yang kuat, terutama menyangkut tentang hal-hal keagamaan di lingkungan sosial masyarakat.
(Boy)
Editor: Sigit
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



