Bogor, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama RI Moh. Agus Salim mengatakan, Penyuluh Agama Islam (PAI) harus memiliki keterampilan menulis, agar gagasan moderasi beragama bisa dipromosikan hingga ke dunia.
"Nilai-nilai toleransi, Islam wasatiah, dan menjalankan Islam yang seimbang harus bisa disebarkan melalui tulisan," ujar Agus pada acara ‘Coaching Clinic Penulisan Naskah Islam Berbingkai Moderasi’ di Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/9/21).
Menurut Agus, penyuluh harus mampu menyajikan konten-konten positif.
"Penyuluh juga harus mampu menyajikan narasi-narasi yang menyejukkan dan mengajak pada kebaikan," ujarnya.
Di tengah arus informasi saat ini, kata Agus, platform media sosial seharusnya menjadi sarana menyebarkan kebaikan dan aura positif kepada masyarakat.
"Oleh karena itu, penyuluh harus mampu melihat peluang ini," tutur Agus kepada 40 peserta dari PAI se-Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi).
Pada acara yang digelar Subdit Kepustakaan Islam Kementerian Agama RI itu, Agus berpesan kepada peserta agar mengikuti dengan maksimal untuk meningkatkan kompetensi menulis.
Sebagai informasi, kegiatan berlangsung sejak Rabu, 1 September 2021 hingga Sabtu, 4 September 2021 di Bogor, Jawa Barat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



