Banyumas, Bimas Islam --- Perkembangan teknologi dan informasi direspons cepat oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) Banyumas, Lubab Habiburrohman. Berbekal semangat dan ilmu yang dipelajari mandiri, Lubab kerap menggunakan aplikasi Twibbonize untuk menyosialisasikan berbagai program Kementerian Agama (Kemenag) di media sosial.
"Saya membuat konten melalui Twibbonize karena sangat mudah digunakan dan menarik. Selain itu juga membuat orang penasaran untuk mengklik gambar yang muncul di layar ponsel," ungkap Lubab di Banyumas melalui pesan tertulis kepada bimasislam, Jumat (25/6/21).
Pria yang juga Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Banyumas ini mengaku sebagai pemula. Karyanya dimulai dari ajakan kepada Penyuluh untuk mengapresiasi terbitnya Permenpan RB nomor 9 tahun 2021. Tak disangka, karya Lubab mendapatkan respons positif dari ribuan Penyuluh di seluruh Indonesia.
"Kita harus punya akun dulu. Daftarnya mudah kok. Bisa melalui akun media sosial yang kita miliki," terangnya.
"Caranya kita buat desain menggunakan aplikasi Canva. Cari desain yang menarik, edit, ganti warna, ganti ukuran, dan model huruf. Setelah selesai dan yakin desain yang kita buat menarik, selanjutnya kita simpan filenya. Setelah itu buka background eraser untuk menghapus bagian yang akan dipasang foto lalu simpan kembali," tambahnya.
Lubab menambahkan, desain yang sudah selesai kemudian diunggah ke aplikasi Twibbonize. Tautan yang diberikan pun dia sebarkan ke berbagai jejaring media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp Gruoup dan Twitter.
"Baru sekitar 10 desain. Alhamdulillah responsnya bagus. Ada satu desain yang digunakan oleh 3 ribu penyuluh dalam waktu 3 hari. Doakan semoga istikamah," pungkasnya.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



