Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Moh. Agus Salim mengungkapkan, minat baca masyarakat Indonesia cenderung terbilang masih rendah.
Berdasarkan hasil riset Perpustakaan Nasional (Perpusnas), menurut Agus sepanjang tahun 2020 menyebut durasi rata-rata membaca buku masyarakat Indonesia adalah 1 jam 36 menit. Artinya tingkat minat membaca masyarakat Indonesia masih berada dalam kategori sedang.
“Padahal semakin tinggi tingkat minat baca masyarakat Indonesia, maka akan semakin memperkuat rasa cinta tanah air, membangun jati diri bangsa serta karakter bangsa,” tutur Agus di Jakarta, Selasa (18/5).
Fakta tersebut menurut Agus, tentu menjadi PR besar, salah satu upaya Kementerian Agama untuk membangun literasi membaca masyarakat ialah mendigitalisasikan buku-buku umum keagamaan Islam agar mudah diakses masyarakat.
“Namun buku-buku tersebut tentu harus memenuhi standar kelayakan, agar buku umum keagamaan Islam yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam semuanya harus melalui hasil telaah oleh tim, dan memenuhi standar mutu, aspek materi, penyajian, desain, dan layoutnya,” paparnya.
Buku umum keagamaan Islam, kata Agus, memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan agama umat beragama.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



