Bekasi, Bimas Islam --- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi sikap Walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang sangat perhatian terhadap pembangunan keagamaan dan menjaga kerukunan antar umat beragama di wilayahnya.
Hal ini disampaikan oleh Gus Menteri saat meresmikan Gedung Baru Kankemenag Kota Bekasi, di Jln Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan pada Senin (8/3). Gedung seluas 2.250 meter persegi ini dibangun dengan menggunakan APBD Pemerintah Kota Bekasi.
"Karena tidak semua kepala daerah memiliki perhatian yang lebih kepada permasalahan keagamaan ini. Saya berharap keberadaan gedung baru setinggi empat lantai ini dapat melayani seluruh urusan semua agama," ujar Gus Menteri.
Di bawah kepemimpinannya, Gus Menteri menyatakan moderasi beragama akan menjadi tema yang terus digalakkan, dengan penyuluh agama sebagai ujung tombaknya di daerah. Namun, ia menegaskan bahwa moderasi yang dimaksud bukan berarti merelatifkan agama, melainkan bagaimana memoderasikan cara beragama dalam pergaulan dengan agama lain.
Sementara itu, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan bahwa Kota Bekasi merupakan wilayah yang sangat heterogen penduduknya, maka harmonisasi yang dilakukan di Kota Bekasi berbeda dengan tempat lain.
"Dalam pendirian rumah ibadah, kami sangat menjaga keharmonisan, perizinan pendirian rumah ibadah diberikan secara mudah dan tanpa menimbulkan gejolak di tengah masyarakat," ungkap Pepen, sapaan akrabnya.
Keharmonisan antarumat beragama di Kota Bekasi ini, tercermin dari raihan Harmoni Awards yang diraih oleh Pemerintah Kota Bekasi. Tidak hanya itu, Pemkot Bekasi terhadap pembangunan keagamaan ditunjukkan dengan pemberian intensif tunjangan untuk para guru agama.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Ditjen Bimas Islam Terapkan 4T dan 4D dalam Penyusunan Anggaran 2027
Jakarta, Bimas Islam — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menerapkan prinsip 4 Tepat dan 4 D dalam penyusunan Pagu Alokasi…



