Jakarta, Bimas Islam --- Menteria Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi progres dari program Revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) yang tengah dilakukan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerja Sama, Nuruzzaman.
"Gus Menteri sangat senang dan mengapresiasi progres yang sudah dilakukan tim Revitalisasi KUA ini," terang Gus Zaman, sapaan akrabnya, pada acara Focus Group Discussion (FGD) terkait Enam KUA Model di Jakarta, Selasa (23/3/2021).
Ia membeberkan alasan mengapa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas cukup puas dengan progres Revitalisasi KUA. Alasan paling mendasar, kata dia, adalah keinginannya menjadikan KUA sebagai lembaga yang bisa menjadi penengah dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
"Gus Menteri punya visi menjadikan Kementerian Agama sebagai kementerian semua agama dan kementerian yang memberikan pelayanan kepada semua agama. Ini satu kunci dulu. Nah Gus Menteri menganggap KUA adalah wajah atau etalase paling depan dari Kementerian Agama di kecamatan. Maka pilihannya adalah melakukan revitalisasi di KUA," paparnya.
Menurut Gus Zaman, gambaran KUA sebagai tempat melangsungkan pernikahan saja akan diubah total. Ke depan, KUA boleh dikunjungi oleh siapapun, termasuk menjadi tempat penyelesaian konflik seperti persoalan keagamaan, sosial, dan sebagainya.
"Semua masalah yang tersinari matahari itu semua masalah Kementerian Agama. Maka mari kita bersama-sama menjadikan Kementerian Agama menjadi lebih baik lagi. Dan program Revitalisasi KUA sebagai lembaga terdepan Kementerian Agama, menjadi salah satu program yang diprioritaskan. Ini sebetulnya yang dipesankan oleh Gus Menteri," ujarnya.
Ia pun meminta semua pihak yang terlibat di Kementerian Agama untuk serius menyukseskan program Revitalisasi KUA. "Kami menargetkan minimal separuh dari jumlah KUA milik kita sudah terevitalisasi baik secara fisik maupun pelayanan," pungkasnya.
(Rendi)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



