Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Bhinneka Tunggal Ika sebenarnya bukan hanya sekadar jargon tanpa makna, ia meyakini Bhinneka Tunggal Ika adalah ekspresi dari kesadaran diri manusia tentang konsep wahdatul wujud.
“Konsep wahdatul wujud atau ”manunggaling kawula gusti” yang diimplementasikan dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara supaya timbul kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan,” kata Menag Yaqut dalam acara bedah buku 'Allah dan Alam Semesta' yang ditayangkan secara virtual, Senin (5/4).
Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama bertekad menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa Indonesia.
“Bagi saya, tasawuf baik amali atau nazhari adalah jalan terbaik yang mampu mengantarkan kita kepada kehidupan dan peradaban yang unggul dan sejahtera.
Gus Yaqut meyakini tegaknya NKRI hingga saat ini, salah satunya adalah karena ditopang oleh ketulusan doa para kekasih dan waliullah yang tersebar diseluruh saentero negeri ini.
“Fisik mereka boleh saja mati, tapi ruh dan semangat ada dan tetap hidup bersama kita,” pungkasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



