Bekasi, Bimas Islam --- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mendorong agar peranan wakaf di Indonesia lebih diperluas dalam setiap aspek kehidupan sosial dalam berbangsa dan bernegara. Hal ini disampaikan olehnya saat memberikan arahan pada pembukaan acara Rapat Koordinasi Nasional Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang bertempat di kawasan Kranggan, Kota Bekasi.
"Pengelolaan wakaf kini tidak lagi sebatas mengukuhkan kewajiban agama, melainkan berupaya mendorong peran wakaf lebih luas yang harus berorientasi pada pembangunan yang berkeadilan sosial," papar Gus Menteri melalui video virtual pada Selasa (30/3).
Gus Menteri mengatakan acara Rakornas BWI 2021 menjadi momentum yang tepat untuk meneguhkan langkah menyongsong era persaingan digital yang semakin nyata, serta pengelolaan wakaf agar semakin terukur dan terarah.
"Kita berharap perwakafan di Indonesia harus mampu mewujudkan filantropi berdaya guna. Kita membutuhkan wajah perwakafan yang mudah diakses publik dan transparan," imbuhnya.
Gus Menteri juga mendorong wakaf lebih aktif dalam mendukung dan melaksanakan pembangunan sosial yang tidak hanya berorientasi pelayanan amal, tetapi secara lebih luas menangani masalah kemiskinan, lingkungan, kesetaraan gender, hingga hak asasi manusia.
"Pengelolaan perwakafan di Indonesia telah menemukan momentumnya untuk menjadikan wakaf sebagai filantropi Islam yang berorientasi pada keadilan dan pembangunan sosial," tutupnya.
Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan salah satu strategi mereka untuk melakukan sosialisasi wakaf kepada masyarakat yakni dengan memanfaatkan penyuluh agama dan petugas Kantor Urusan Agama (KUA) di tiap-tiap daerah.
"Ada lima puluh ribu penyuluh kita di Indonesia, dan kita memiliki jumlah KUA yang berbasis Kecamatan secara sangat masif sekali. Insya Allah ini yang akan kita kapitalisasi ke depan untuk menyampaikan pesan-pesan terkait dengan wakaf," ujar Kamaruddin.
Acara Rakornas BWI 2021 kali ini digelar secara virtual dan tatap muka dengan mengambil tema 'Era Baru Perwakafan Nasional: Wakaf Uang dan Transformasi Digital' yang juga turut dihadiri oleh Wapres RI Ma'ruf Amin, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Ketua BWI Mohammad Nuh.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



