Makkah, bimasislam— Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa momentum Idul Adha, terutama profesi wukuf, merupakan sarana untuk mengenali diri sebagai hamba Tuhan. “(Wukuf di) Arafah itu tidak hanya tahu dan paham, tetapi juga mengantarkan diri untuk mengenal keberadaan-Nya” Kata Menag.
lebih lanjut alumni Pondok Pesantren Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur ini mengatakan, “Barangsiapa yang telah mampu mengetahui hakikat dirinya, maka sesungguhnya ia telah mengenal dan mengetahui hakikat Tuhannya.” Ujarnya.
Karena itu, Lukman mengatakan agar Idul Adha ini menjadi momentum untuk merenungi keberadaan diri, menginterospeksi posisi diri sebagai hamba Tuhan, dan muhasabah terhadap keberadaannya sebagai manusia, sehingga setelah melewati Idul Adha, umat Islam sampai padahakikat pengenalan kepada Tuhannya.”(ska/bimasislam)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Lantik Pejabat Eselon II Ditjen Pesantren, Menag: Perhatikan Masa Depan Santri dan 42 Ribu Pesantren
Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini melantik lima pejabat eselon II Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama. Pelantikan…



