Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Indonesia dan keragamannya adalah anugerah terindah yang harus dirawat dan dijaga. Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutan dalam Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1443H/2022M di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jalan MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat, Selasa (19/04).
Pria yang akrab disapa Gus Men mengatakan, keragaman dalam kehidupan adalah keniscayaan. Gus Men menilai, keragaman Indonesia tidak hanya dalam bahasa dan warna kulit, namun juga keyakinan dan pemahaman.
“Al-Qur’an datang dengan konsep kesetaraan hak dan tanggung jawab, serta merangkul seluruh umat manusia tanpa membedakan warna kulit dan dari mana sukunya berasal,” ujarnya.
Gus Men berharap, umat Islam dapat berperan dalam merawat keragaman Indonesia sebagai bentuk nyata kemuliaan Al-Qur’an yang sejak awal kehadirannya sebagai petunjuk bagi umat manusia.
“Merawat keragaman menjadi harmoni adalah perintah dan panduan Al-Qur’an,” tuturnya.
Hadir dalam acara tersebut, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, para Staf Khusus Menteri Agama, serta Tenaga Ahli Menteri Agama.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



