Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, peringatan Nuzulul Qur’an atau turunnya Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan menunjukkan bahwa Al-Qur’an begitu dekat dengan kehidupan bangsa Indonesia.
“Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan adalah bagian dari upaya mengingatkan betapa mulianya ajaran Al-Qur’an bagi bangsa Indonesia,” kata Menag saat memberikan sambutan dalam Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jalan MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat, Selasa (19/04).
Hadir dalam acara tersebut, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Sekretaris Ditjen Bimas Islam M. Fuad Nasar, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Tarmizi Tohor, para Staf Khusus Menteri Agama, serta Tenaga Ahli Menteri Agama.
Pria yang akrab disapa Gus Men mengatakan, spirit Al-Qur’an telah menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berhasil merawat keragaman menjadi harmoni yang begitu indah.
“Merawat keragaman menjadi harmoni adalah perintah Al-Qur’an dan telah dicontohkan oleh para pendiri bangsa,” ujarnya.
Gus Men meyakini, Al-Qur’an datang dan menjelma sebagai pemersatu keragaman di Indonesia. Gus Men mengungkapkan, ketika bangsa-bangsa Arab berselisih tentang siapa yang lebih mulia, Al-Qur’an datang dengan konsep kesetaraan hak dan tanggung jawab tanpa membedakan warna kulit; bahwa setiap orang tak pernah benar-benar lebih mulia dari orang lain kecuali kualitas takwanya.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



