Cilegon, Bimas Islam --- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengaku senang dengan Ditjen Bimas Islam yang tidak terlalu sering memberikan penghargaan.
Hal ini dikatakan Menag usai memberikan penghargaan kepada Satuan Kerja (Satker) Berprestasi pada perhelatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ditjen Bimas Islam di Cilegon, Kamis (3/3/2022).
“Dari beberapa acara yang digelar Ditjen Bimas Islam baru kali ini ada penghargaan. Pemberian penghargaan boleh saja tapi jangan sering-sering,” kata Gusmen.
Gusmen menilai, pemberian penghargaan boleh dilakukan namun untuk yang penting-penting saja. Hal ini dilakukan agar penghargaan ada nilai dan bermakna.
“Penghargaan bisa diberikan sebagai pemacu untuk melakukan kompetisi kebaikan (fastabiqul khairat) dalam memberikan pelayanan kepada publik,” ujarnya.
Sebagai informasi, Ditjen Bimas Islam memberikan empat kategori penghargaan pada acara Rakernas 2022 di Cilegon, Banten, Kamis (03/03). Empat kategori penghargaan itu antara lain Serapan PNBP Tertinggi, Realisasi SBSN Tertinggi, Penerima Hibah Terbesar, dan Pengelola Aplikasi SMART dengan Skor Tertinggi.
(Tommy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



