Yogyakarta, Bimas Islam --- Menag Fachrul Razi meresmikan pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA, serta madrasah di Yogyakarta. Pembangunan gedung ini didanai melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Prosesi peresmian dan penandatanganan prasasti berlangsung digelar di halaman MAN 1 Kota Yogyakarta.
Ada lima gedung yang diresmikan, yakni: KUA Kecamatan Purwosari Kabupaten Gunung Kidul, KUA Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman,
MTSN 06 Sleman, MAN 2 Kulonprogo, dan MAN 1 Yogyakarta.
"Manfaatkan gedung ini dengan sebaik baiknya. Kunci dari kebersihan itu dimulai dari toilet. Ditata secara baik dan tidak asal asalan sebab gedung ini untuk melayani publik," ujar Menag di Yogyakarta, Kamis (12/12).
Turut mendampingi Menag saat peresmian, Kakanwil Kemenag DI Yogyakarta, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Sesmen Khoirul Huda Basyir dan Staf Khusus Menag, Ubaidilah.
"Keberadaan kita memang untuk melayani umat dan dengan itu semoga kita memiliki tabungan pahala," sambung Menag.
Pembangunan masing-masing KUA menelan biaya pembangunan sebesar Rp1,4 miliar. Sedangkan untuk tiga madrasah dengan biaya SBSN ini menelan anggaran Rp25 miliar.
Kakanwil Kemenag DI Yogyakarta Eddhi Gunawan dalam kesempatan tersebut berharap kunjungan kerja Menag ke Yogyakarta kali ini dapat membawa kesan mendalam dan membawa barokah untuk keluarga besar Kemenag DI Yogyakarta.
"Gedung madrasah dan Balai Nikah Manasik Haji KUA yang representatif tentu menjadi cambuk bagi kami untuk terus meneguhkan layanan pendidikan," tutur Eddhi Gunawan.
Sumber : kemenag.go.id
Penulis : benny andriyos
Editor : nhkurniawan
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Kemenag Ingatkan Peran Strategis Masjid sebagai Pemersatu Umat
Surabaya, Bimas Islam — Kementerian Agama mengingatkan pentingnya mengoptimalkan peran masjid sebagai pemersatu umat sekaligus pusat dakwah, pendidikan, dan…



