Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas mengundang 14 pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam dalam sebuah dialog. Dalam dialog tersebut, pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini mengatakan lebih suka diberi saran secara langsung.
"Saya benar-benar mohon arahan. Kalau perlu sampaikan saran dan kritik secara langsung. Saya lebih senang dimarahin (dikritik langsung) daripada diomongin di belakang," kata Gus Yaqut dalam Dialog Menteri Agama Bersama Pimpinan Ormas Islam di Rumah Dinas Menag, Jalan Widya Chandra III Nomor 9, Jakarta Selatan, Sabtu (27/2/21).
Guna mendapatkan saran dan kritik, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 120 menit ini, Gus Yaqut lebih banyak mendengar. Lelaki kelahiran Rembang, Jawa Tengah ini juga aktif menulis masukan yang disampaikan 14 pimpinan Ormas Islam.
"Saya ingin lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Saya sangat berharap mendapatkan masukan, apa yang sebaiknya dilakukan dan apa yang tidak boleh kami lakukan dalam rangka mempersatukan umat," tambahnya.
Dalam dialog tersebut, Menag menyatakan akan memprioritaskan persoalan ukhuwah Islamiyah guna menyelesaikan tantangan bangsa. Selain itu, Menag juga menyampaikan tantangan yang dihadapi saat diamanahi Presiden Joko Widodo untuk memimpin Kementerian Agama.
Hadir dalam pertemuan tersebut 14 pimpinan Ormas Islam dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyyah, Jamiyatul Khaer, Al-Wasliyah, Persatuan Islam (Persis), Persatuan Ummat Islam (PUI), Mathla'ul Anwar, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), Rabithah Alawiyah, Sarekat Islam (SI), Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Al-Ittihadiyah, Al-Irsyad Al-Islamiyah, dan Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (LPOI).
Menag didampingi Direktur Jenderal Bimas Islam, Kamaruddin Amin, Sesditjen Bimas Islam, Muhammad Fuad Nasar, Direktur Penerangan Agama Islam, Juraidi, Sekretaris Menteri Agama, Thobib Al-Asyhar, para staf khusus, asisten, dan pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Kemenag.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



