Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad mengandung spirit yang sesuai dengan nilai Pancasila. Hal ini disampaikan Menag dalam Peringatan Isra Mikraj Tingkat Kenegaraan Tahun 2021 M/1442 H di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Rabu (10/3/21).
"Salah satu spirit Isra Mikraj yang senada dengan Pancasila adalah nilai keadilan. Hikmah tersebut dapat kita temukan dalam peristiwa negosiasi antara Baginda Nabi Muhammad dengan Allah," ungkap Menag.
Disebutkan Menag, peristiwa negosiasi tersebut terjadi setelah Nabi Muhammad bertemu Nabi Musa di tingkatan langit ke enam. Nabi Muhammad pun kembali menghadap Allah hingga akhirnya mendapatkan keringanan berupa shalat 5 waktu.
"Jalaluddin Al-Mahalli dalam magnum opusnya, Tafsir Jalalain menerangkan, salat lima waktu sehari semalam berpahala 10 kali salat pada setiap waktunya. Maka dapat disimpulkan, dari segi kuantitas kita diwajibkan salat 5 waktu tapi dari segi kualitas senilai 50 waktu yang pernah dijalankan kaum Nabi Musa," tambah Menag.
Menag menyimpulkan, keputusan Allah memberikan keringanan mengandung spirit keadilan yang bermakna sesuai porsinya.
"Keputusan Allah memberikan dispensasi dari 50 waktu ke 5 waktu merupakan gambaran keputusan yang mengindahkan spirit keadilan. Adil dalam tradisi Islam bukan sama rata dan rasa, tetapi memberikan sesuatu sesuai porsinya. Keputusan tersebut sangat adil karena kondisi umat Nabi Musa dan Nabi Muhammad amat berbeda. Sedangkan dalam pahala, Allah tidak membedakan karena kedua umat tersebut diberi kesempatan hidup dan merawat alam semesta," pungkas Menag.
Tampak hadir dalam Peringatan Isra Mikraj Tingkat Kenegaraan Tahun 2021 Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi, Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin, dan pejabat eselon II, III Kementerian Agama, tokoh agama dan undangan lainnya. Kegiatan spiritual ini dilangsungkan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat seperti pengukuran suhu, memakai masker, dan menjaga jarak.
Acara juga digelar secara virtual dan dihadiri tamu negara, Kepala Kanwil Kemenag seluruh Indonesia, perwakilan perguruan tinggi dan undangan lainnya. Acara ini juga disiarkan langsung di TVRI, RRI, dan Channel YouTube Kemenag RI.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



