Jakarta, Bimas Islam --- Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas mengaku terinspirasi dengan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) dalam mengelola kehidupan beragama di negaranya. Hal itu disampaikan Menag saat menyambut kunjungan Kepala Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf UEA, Mohammed Matar Salim Al-Kaabi di Gedung Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (4/3/21).
"Saya takjub sekali sampai kehilangan kata-kata. Pemerintah UEA sangat luar biasa sekali dalam mengatur kehidupan beragama masyarakatnya dan menginspirasi kami yang di Indonesia. Mereka sedemikian detail dalam mengatur hubungan dan cara beragama," ungkap pria yang kerap disapa Gus Yaqut ini.
Dalam pertemuan tersebut, Gus Yaqut meminta izin untuk melakukan adopsi terhadap beberapa kebijakan yang berhasil dilakukan Pemerintah UEA. Menurutnya, cara yang ditempuh Pemerintah UEA sangat mungkin diterapkan di Indonesia.
"Suatu saat akan kami adopsi beberapa hal. Kalau secara langsung kami adopsi semuanya, pasti kami akan mengalami sejumlah kesulitan," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otoritas Umum Urusan Islam dan Wakaf, Mohammed Matar Salim Al-Kaabi menyebutkan sejumlah kebijakan Pemerintah UEA dalam memberikan kebijakan terkait kehidupan beragama di masyarakat. Kebijakan itu disebut Al-Kaabi sebagai cara menyamakan persepsi antara pemerintah dengan rakyat.
"Kami atur azan di satu waktu dan tempat sehingga tidak ada azan yang berurutan. Azan dikumandangkan oleh muazin dengan suara merdu untuk membangkitkan kesadaran beragama. Yang membuat kami senang, banyak orang masuk Islam setelah mendengar azan yang indah itu. Kami memilih muazin dengan standar yang ketat," ungkap Al-Kaabi.
Dalam kunjungan bilateralnya, Al-Kaabi didampingi Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin bersama pejabat eselon II di lingkungan Ditjen Bimas Islam Kemenag. Setelah berkunjung ke Kantor Kemenag di Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Al-Kaabi beserta rombongan mengunjungi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah dan Masjid Istiqlal.
(Pirman)
Foto: Riki (HDI)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Penjelasan Kemenag tentang Program Wakaf Saham Masjid Istiqlal
Jakarta, Bimas Islam --- Penyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar terkait Masjid Istiqlal, Wakaf Tunai, dan Bursa Efek Indonesia mendapat perhatian yang luas…



