Bandar Lampung, Bimas Islam -- Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Provinsi Lampung kembali menerbitkan buku pada awal 2023. Sebelumnya, Pokjaluh Lampung juga menerbitkan buku pada 2022. Buku diterbitkan dalam rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag setiap 3 Januari.
"Jejak Digital Penyuluh merupakan wujud konsistensi kita dalam meningkatkan literasi masyarakat. Selain itu juga sebagai wahana peningkatan kompetensi Penyuluh Agama Islam," ungkap Ketua Pokjaluh Lampung, M. Ali saat dikonfirmasi di Bandar Lampung, Senin (9/1/23).
Jejak Digital Penyuluh ditulis oleh 26 Penyuluh Agama Islam se-Provinsi Lampung. Buku ini berisi berbagai kisah Penyuluh saat memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat.
"Isinya untaian kisah Penyuluh yang ditulis dengan ungkapan perasaan mendalam. Semuanya merupakan kisah nyata yang tersemat di dalam sanubari Penyuluh ketika melaksanakan tugas," sambungnya.
Penulis dalam buku ini merupakan Penyuluh dari 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Proses selama 4 bulan digunakan untuk menyeleksi 86 tulisan hingga menjadi 26 tulisan.
"Kita berkomitmen meningkatkan profesionalitas dalam bentuk tulisan. Semoga lahir penulis-penulis andal yang mampu menyampaikan pesan-pesan pembangunan dalam bahasa agama dalam bentuk tulisan," pungkas Ali.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



