Surakarta, Bimas Islam -- Selain menjadi tonggak perintah salat, peristiwa Isra Mikraj juga menjadi inspirasi untuk menumbuhkan solidaritas sosial. Demikian disampaikan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam acara Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan 1444 H/2023 M bertajuk 'Isra Mikraj & Spirit Kerukunan Umat Menuju Indonesia Hebat' di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Jawa Tengah, Selasa, (28/2/2023).
"Isra mikraj kita tahu adalah peristiwa agung, yang tidak hanya menjadi tonggak perintah salat, tetapi juga menginspirasi umat Muslim untuk menumbuhkan solidaritas sosial," ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Gusmen itu mengungkapkan, Indonesia sebagai bangsa yang dianugerahi keberagaman, harus bersyukur telah diberi kekuatan dalam merawat anugerah dari Allah dengan baik.
"Hingga hari ini bangsa Indonesia terus menjaga harmoni dalam keberagaman dan merawat toleransi dalam merawat hubungan sosial," jelasnya.
Gusmen mengatakan, keberagaman tidak bisa dilepaskan dari konsepsi hubungan agama dengan negara. Ia pun mengutip pendapat Hujjatul Islam Al-Ghazali, bahwa agama adalah pondasi kehidupan, dan negara adalah penjaganya.
"Setiap yang tidak memiliki pondasi, maka akan hancur. Begitu pula setiap yang tidak memiliki penjaga, maka dipastikan akan hilang," terangnya.
Ia menegaskan, Indonesia sangat mampu membangun relasi agama dan negara yang rukun dan konstruktif. Dikatakannya, para pendahulu bangsa Indonesia telah menggariskan konsep hubungan keduanya sebagaimana tercermin dalam Pancasila.
"Agama dan negara saling mengisi, menguatkan, dan bahu membahu. Negara menjamin kebebasan umat beragama, menjalankan keyakinan dan keimanannya. Begitu pula agama, mengajarkan cinta tanah air sebagai bentuk keimanan," papar Gusmen.
Terakhir, Gusmen mengajak seluruh umat Islam untuk membangun sinergi dan kolaborasi dalam pembangunan. Perintah salat yang diterima melalui Isra Mikraj, menurutnya, mengajarkan untuk berjemaah dalam melangkah.
"Kolaborasi membangun negeri menjadi sesuatu yang niscaya, karena keragaman telah terbukti menjadikan Indonesia lebih kuat dan lebih kokoh," pungkasnya.
Mr



