Tangerang Selatan, Bimas Islam --- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Banten menggelar Dialog Kerukunan Umat Beragama Tingkat Provinsi Banten di Kota Serang, Banten, Senin (30/8).
Kepala Kantor Kementerian Agama Tangerang Selatan Abdul Rojak dalam sambutannya, memberikan apresiasi kegiatan tersebut sebagai upaya merawat serta memperkuat kerukunan umat beragama.
"Agama dalam artian terminologinya hadir untuk mengatur dan membuat kehidupan manusia teratur dan tidak kacau," ujar Abdul Rojak kepada bimasislam melalui keterangan tertulisnya, Senin (30/8).
Menurut Abdul Rojak, agama dalam bahasa Sansekerta adalah a adalah tidak dan gama adalah kacau. "Jadi agama adalah tidak kacau. Orang beragama adalah orang yang tidak kacau," katanya.
"Jadi jika ada seseorang yang beragama tetapi hidupnya kacau, berarti itu sudah keluar dari fungsi agamanya, karena agama itu sesuai artinya tidak dan kacau," jelasnya.
Sebagai informasi, acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum FKUB Banten AM. Romli, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Banten Miftah, dan diikuti 50 tokoh Agama dari unsur Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu se-Provinsi Banten dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



