Jakarta, Bimas Islam --- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama RI Moh. Agus Salim mengungkapkan, meski di tengah pandemi Covid-19, program-program yang berkaitan dengan layanan keagamaan yang ada di Direktorat Urais Binsyar terus ditingkatkan.
“Kami terus berusaha meningkatkan layanan keagamaan yang ada di Direktorat Urais Binsyar, seperti bidang kepustakaan Islam, dengan terus meningkatkan literasi keagamaan melalui digitalisasi dan telaah buku umum keagamaan,” ujar Agus di Tangerang, Minggu (15/8).
Kemudian, kata Agus, kemasjidan yang mengurusi tentang manajemen pengelolaan masjid, takmir masjid, remaja masjid, bantuan masjid, dan lainnya.
“Saat ini kami juga sedang mempersiapkan bantuan masjid di wilayah terdampak Covid-19. Awalnya bantuan masjid ini akan kami fokuskan untuk masjid di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal), namun berdasarkan arahan dari pimpinan bantuan masjid akan kami alihkan ke penanggulangan Covid-19,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, Subdit Bina Paham Keagamaan dan Penanganan Konflik juga terus mengembangkan deteksi dini dengan menggunakan Early Warning System, sebagai upaya mitigasi, strategi, dan evaluasi peran Kementerian Agama pada risiko konflik sosial di masyarakat.
“Jadi meski di masa pandemi Covid-19 pembinaan paham konflik keagamaan masih terus dilakukan meskipun melalui virtual. Begitu pula dengan layanan keagamaan yang lainnya,” tandasnya.
(Anty)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



