Jakarta, Bimas Islam -- Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengajak Lembaga Amil Zakat (LAZ) menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan dana zakat. Hal ini disampaikan Tarmizi saat menghadiri acara Milad ke-25 Forum Zakat (FOZ) di Jakarta, Senin (19/9/2022).
"Peranan LAZ sebagai mitra strategis Kemenag sangat penting dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sejumlah program zakat produktif," ujar Tarmizi.
Tarmizi mengemukakan, untuk mewujudkan ekosistem pengelolaan zakat yang berkualitas, Kemenag terus melakukan peningkatan kompetensi amil melalui Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
"Peningkatan kompetensi amil akan berdampak besar bagi pengelolaan zakat secara profesional, tidak lagi hanya sekadar memberi sembako atau uang tunai," lanjutnya.
Tarmizi meyakini, apabila ekosistem pengelolaan zakat semakin berkembang pesat, maka akan menekan angka kemiskinan dan menggenjot perekonomian di Indonesia melalui optimalisasi dana zakat.
"Apalagi Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, potensi zakat ini masih sangat besar untuk dapat kita gali secara maksimal," pungkasnya.
(Boy)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



