Jakarta, Bimas Islam --- Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperingati milad (Hari Lahir) ke-47 pada 26 Juli 2022. Di usianya yang hampir setengah abad ini, MUI diharapkan terus menjadi pembimbing umat Islam dalam kehidupan keberagamaan dan keberagaman.
Demikian disampaikan Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin. "Semoga MUI terus menjadi pembimbing, pencerah, dan pengawal keberagamaan umat," harap Dirjen di Jakarta, Selasa (26/7/22).
Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini menambahkan, Kemenag akan terus bermitra dengan MUI dalam mengawal keberagaman dan keberagamaan masyarakat. "Berharap MUI terus bersama umat dan pemerintah dalam mengarusutamakan Islam wasathiyah," tegas Dirjen.
Sebagai informasi, MUI berdiri pada Sabtu, 26 Juli 1975 bertepatan dengan 7 Rajab 1395 Hijriah. Saat itu, sebanyak 26 ulama dan cendekiawan Muslim dari 26 provinsi berkumpul di Jakarta membicarakan wadah musyawarah yang menaungi umat Islam Indonesia.
Terpilih sebagai Ketua MUI pertama, Buya Hamka. Ahli Tafsir Al-Azhar asal Sungai Batang, Agam, Sumatera Barat ini memimpin MUI selama 6 tahun hingga wafatnya.
Pada Milad ke-47, MUI mengusung tema Merajut Kesatuan dan Kekuatan Umat dalam Kebhinekaan. Tema ini selaras dengan tujuan MUI dalam mewujudkan ukhuwah Islamiyyah dan kerukunan antarumat beragama dalam memantapkan persatuan dan kesatuan bangsa.
(Pirman)
Sekretariat Ditjen Bimas Islam
Rakor Kemenko PMK: Wajib Halal Oktober 2026 Tetap Sesuai Jadwal
Jakarta, Bimas Islam — Implementasi Wajib Halal Oktober 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal. Hal itu disepakati kementerian dan lembaga terkait…



